Skip to main content

rendi randika (reog ponorogo)


reog ponorogo

https://id.wikipedia.org/wiki/Reog


Reog

Reog merupakan salah satu seni budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut, dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat Reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.[3]

Tarian tradisional dalam arena terbuka yang berfungsi sebagai hiburan rakyat, mengandung unsur magis, penari utama adalah orang berkepala singa dengan hiasan bulu merak, ditambah beberapa penari bertopeng dan berkuda lumping. Ada dua ragam bentuk reog Ponorogo yang dikenal saat ini, yakni Reog Obyog dan Reog Festival.

Reog modern biasanya dipentaskan dalam beberapa acara seperti pernikahankhitanan, dan hari-hari besar Nasional. Seni Reog Ponorogo terdiri dari beberapa rangkaian 2 sampai 3 tarian pembukaan. Reog obyog Sering pentas di pelataran atau jalan tanpa mengikuti pakem tertentu. Biasanya mengisi acara hajatan, bersih desa, hingga pementasan semata untuk menghibur. Sedangkan Reog Festival sudah mengalami modifikasi dan ditampilkan sesuai pakem dalam acara tahunan Festival Reog yang diadakan Pemerintah Kota Ponorogo sejak 1997. Reog Ponorogo resmi menjadi Warisan Budaya Tak benda (WBTb) UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) pada tahun 2024. 


Ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok,[5] namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15.[6] Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak istri raja Majapahit yang berasal dari Tiongkok, selain itu juga murka kepada rajanya dalam pemerintahan yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit akan berakhir. Ia lalu meninggalkan sang raja dan mendirikan perguruan di mana ia mengajar seni bela diri kepada anak-anak muda, ilmu kekebalan diri, dan ilmu kesempurnaan dengan harapan bahwa anak-anak muda ini akan menjadi bibit dari kebangkitan kerajaan Majapahit kembali. Sadar bahwa pasukannya terlalu kecil untuk melawan pasukan kerajaan maka pesan politis Ki Ageng Kutu disampaikan melalui pertunjukan seni Reog, yang merupakan "sindiran" kepada Raja Kertabhumi dan kerajaannya. Pagelaran Reog menjadi cara Ki Ageng Kutu membangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog.[5][7] Dalam pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Singa Barong", raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabhumi, dan di atasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan Tiongkoknya yang mengatur dari atas segala gerak-geriknya. Jathilan, yang diperankan oleh kelompok penari gemblak yang menunggangi kuda-kudaan menjadi simbol kekuatan pasukan Kerajaan Majapahit yang menjadi perbandingan kontras dengan kekuatan warok, yang berada dibalik topeng badut merah yang menjadi simbol untuk Ki Ageng Kutu, sendirian dan menopang berat topeng Singa Barong yang mencapai lebih dari 50 kg hanya dengan menggunakan giginya.[8][9] Kepopuleran Reog Ki Ageng Kutu akhirnya menyebabkan Bhre Kertabhumi mengambil tindakan dan menyerang perguruannya, pemberontakan oleh warok dengan cepat diatasi, dan perguruan dilarang untuk melanjutkan pengajaran akan warok. Namun murid-murid Ki Ageng Kutu tetap melanjutkannya secara diam-diam. Walaupun begitu, kesenian Reognya sendiri masih diperbolehkan untuk dipentaskan karena sudah menjadi pertunjukan populer di antara masyarakat, tetapi jalan ceritanya memiliki alur baru di mana ditambahkan karakter-karakter dari cerita rakyat Ponorogo yaitu Klono SewandonoDewi Songgolangit, dan Sri Genthayu.[7]

Versi resmi alur cerita Reog Ponorogo kini adalah cerita tentang Raja Ponorogo yang berniat melamar putri Kerajaan Daha, Dewi Ragil Kuning, namun di tengah perjalanan ia dicegat oleh Raja Singa Barong dari Kerajaan Daha. Pasukan Raja Singa Barong terdiri dari merak dan singa, sedangkan dari pihak Kerajaan Ponorogo, Raja Klono dan Wakilnya Bujang Ganong, dikawal oleh warok (pria berpakaian hitam-hitam dalam tariannya), dan warok ini memiliki ilmu hitam mematikan. Seluruh tariannya merupakan tarian perang antara Kerajaan Daha dan Kerajaan Ponorogo, dan mengadu ilmu hitam antara keduanya, para penari dalam keadaan "kerasukan" saat mementaskan tariannya.[5][7]

Hingga kini masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisan leluhur mereka sebagai warisan budaya yang sangat kaya. Dalam pengalamannya Seni Reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk adanya aliran kepercayaan yang ada secara turun temurun dan terjaga. Upacaranya pun menggunakan syarat-syarat yang tidak mudah bagi orang awam untuk memenuhinya tanpa adanya garis keturunan yang jelas. Mereka menganut garis keturunan parental dan hukum adat yang masih berlaku.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

said raziq (makanan khas temanggung)

 makanan khas temanggung https://regional.kompas.com/read/2024/11/08/185242678/sego-gono-makanan-khas-temanggung-sejak-tahun-1950-an?page=all Sego Gono, Makanan Khas Temanggung Sejak Tahun 1950-an Sego Gono adalah makanan khas Temanggung, Jawa Tengah, yang telah ada sejak tahun 1950-an. Hingga saat ini, sego gono atau nasi megono masih diminati oleh masyarakat. Sepiring sego gono terbuat dari bahan-bahan kaya gizi, baik karbohidrat, kalsium, serat, dan protein. Sego  Gono  Apa Itu Sego Gono?  Sego gono merupakan kuliner tradisional kaya gizi. Selain karbohidrat yang berasal dari nasi, sego gono juga berisi sayuran seperti daun lembayung, kacang panjang, dan daun ubi yang dapat memenuhi serat harian. Sego gono yang merupakan nasi yang dicampur berbagai sayuran ini dapat disajikan dengan tempe atau telur rebus, yang dapat melengkapi kebutuhan protein. Teri yang terdapat dalam sego gono juga dapat melengkapi kebutuhan kalsium. Sego gono diolah dengan cara ditanak d...

citra oktavia saquin (keindahan alam di Indonesia)

 keindahan alam di Indonesia https://www.traveloka.com/id-id/explore/activities/keindahan-alam-indonesia-ta/377080 Eksplorasi 10 Tempat Terindah di Indonesia Berbicara tentang destinasi wisata alam Indonesia tentunya tidak akan pernah berakhir. Mulai dari puncak gunung yang menjulang tinggi, ladang sawah hijau yang luas, hingga pantai berpasir putih yang gemerlap, Indonesia senantiasa sukses dalam menciptakan pengalaman wisata alam yang tak terlupakan bagi para pengunjungnya. Bagi mereka yang mencintai alam, menjelajahi keindahan panorama Nusantara merupakan sebuah impian yang akan menjadi kenyataan. Untuk membantu mewujudkan impian tersebut, ada 10 rekomendasi tempat terindah di Indonesia yang wajib kamu kunjungi, simak informasi lengkapnya berikut ini! Wisata Alam Indonesia 1. Raja Ampat Di ujung barat Papua , terbentang gugusan kepulauan yang bagaikan permata tersembunyi di tengah lautan biru. Inilah Raja Ampat , sebuah destinasi wisata alam yang tak tertandingi di Indonesia, b...

FARRAS FITO IBRAHIM (modifikasi motor)

  (modifikasi motor) https://www.google.com/search?q=modifikasi+motor+spek+blayer&sca_esv=41ca82403af5db06&udm=50&fbs=ADc_l-YpalcEdzG3eOkyVI4Ecs_RdmGzAAJ_b6ULE9uftnCJbWem3Gwi5dnHlYNtEF0xIGku9a4rK1Ssv-y45OItoQIRxxKtLWgblrN-McItZ3JBjEJSUWP4Gk9R4HVh31U2eDCFT_IdWblQ0xETtBmVTAZ6iB1dpalszNlZlQaE8Sv9i-H3mQt5rZ5uORAE5O14iFvjeVtmWtM88a3VHvZJMO0gOYE5wg&aep=1&ntc=1&sa=X&ved=2ahUKEwi-m6GCvqqSAxUOxTgGHdiWGeMQ2J8OegQICRAD&biw=1920&bih=945&dpr=1&aic=0&mstk=AUtExfDaOPM1QWFQMJTlbYVJYxnPgtNdxZI7kcJTYerRdmebVdUQ8W8Ibw0GRK9SHnhXpWYm_xzBnAXP7aaceKkimX6egKkS9p6d7cawmkDZRYYjER-1mtRYA_yjulbFBiKAYFW4PYbze2qIH80ZQqt69nC_pNSVLtpROSM&csuir=1 Modifikasi motor spek  blayer   fokus pada peningkatan performa mesin dan suara knalpot yang khas untuk kontes atau hobi , umumnya diterapkan pada motor 2-tak seperti RX-King. Komponen utamanya meliputi karburator berukuran besar (misal: PWK 38), membran VForce, pengapian tanpa limiter (magnet RM85), serta...